Senin, 17 Oktober 2011

MENGENAL PENYAKIT FUSARIUM DI PEMBIBITAN KARET

MENGENAL PENYAKIT FUSARIUM DI PEMBIBITAN KARET


















Penyakit
pada tanaman karet merupakan salah satu faktor pengganggu yang penting daripada masalah gangguan lainnya, dan bahkan seringkali dapat menggagalkan suatu usaha pertanaman. Penyakit tanaman karet dapat dijumpai sejak tanaman di pembibitan sampai di tanaman yang telah tua, dari bagian akar sampai pada daun. Penyebab penyakit pada karet umumnya disebabkan oleh cendawan dan sampai saat ini belum diketahui adanya penyakit yang disebabkan oleh bakteri, virus atau patogen lainnya.

Diagnosa penyakit yang tepat dan cepat akan sangat menentukan keberhasilan penanggulangan penyakit. Sampai saat ini, cara-cara penanggulangan penyakit karet yang dianjurkan dapat berupa kombinasi dari aspek kultur teknis, manipulasi lingkungan, dan/atau penggunaan pestisida, atau masing-masing aspek tersebut. Khusus dalam penggunaan pestisida, perlu diperhatikan akan dampak negatifnya terhadap manusia, lingkungan, tanaman, dan organisme pengganggunya itu sendiri.


PENYAKIT LAYU Fusarium sp.

Penyakit ini mempunyai arti yang penting dalam pembibitan karet karena menyerang bibit-bibit di polibeg dan mudah menyerang tanaman di polibeg di sekitarnya sehingga menyebabkan kerugian yang besar.


Gejala Penyakit
Gejala penyakit layu Fusarium pada bibit di polibeg ditandai dengan pertautan mata okulasi mati dan kulit batang membusuk. Akibatnya bibit di polibeg mati. Pada kecambah di pendederan, gejala serangan ditandai dengan ujung akar membusuk dan berwarna kehitaman sehingga kecambah tidak tumbuh.

Gejala pada batang bermula dengan bercak berwarna coklat kehitaman pada kulit batang. Apabila bercak dibuka/dikupas akan terlihat bercak hitam yang lebih luas agak basah, tetapi pada bagian kulit yang sehat masih mengeluarkan lateks sehingga dapat dibedakan antara serangan KAS atau BN. Bagian kulit batang yang mati akan mengundang serangan kumbang penggerek sehingga batang yang terserang akan tumbang atau mati.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Penyakit
Penyakit ini disebabkan oleh jamur Fusarium sp. Penyakit ini mudah berjangkit pada musim hujan, terutama di daerah-daerah berkelembapan tinggi dan beriklim basah. Penularan penyakit ini melalui spora yang diterbangkan angin, sehingga jangkauan penyebarannya menjadi luas.

Pengendalian Penyakit
Penyakit lapuk cabang/batang Fusarium dapat dikendalikan dengan cara tidak menanam klon rentan di daerah rawan penyakit ini. Tanaman yang sakit diobati dengan pengolesan fungisida pada batang/cabang terserang yang sudah dikerok kulitnya. Bagian kulit yang terserang/membusuk dapat ditutupi dengan Colter ataupun disemprot dengan insektisida untuk mencegah serangan kumbang penggerek batang. Selain itu dapat juga dilakukan penyiraman fungisida pada daerah perakaran pada tanaman yang terserang. Tanaman yang mati dikumpulkan dan dibakar untuk mencegah penularan penyakit ini pada tanaman lain yang sehat. Untuk pencegahan, tanaman sehat disekitar tanaman sakit dapat diolesi cabang/batangnya dengan fungisida.

Sumber : http://www.perkebunanku.com/2010/05/mengenal-penyakit-fusarium-di.html

0 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More